1. Beranda
  2. Neurodivergen
  3. 5 tips belajar untuk mahasiswa neurodivergen
Dipublikasikan pada Neurodivergen

5 tips belajar untuk mahasiswa neurodivergen

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

5 tips belajar untuk mahasiswa neurodivergen

Neurodiversitas adalah istilah yang mengakui dan merayakan variasi alami dalam fungsi kognitif setiap individu. Istilah ini mencakup berbagai kondisi seperti autisme, ADHD, disleksia, dan lainnya. Mahasiswa neurodivergen sering kali memiliki kelebihan dan perspektif unik, namun juga dapat menghadapi tantangan dalam perjalanan akademisnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas arti neurodivergen, kondisi umum beserta gejalanya, tantangan yang mungkin dihadapi oleh mahasiswa neurodivergen, serta tips belajar efektif agar mereka dapat belajar lebih cerdas dan sukses di perguruan tinggi.

Apa arti neurodivergen?

Neurodivergen mengacu pada individu dengan cara perkembangan dan fungsi neurologis yang berbeda dari populasi pada umumnya. Perbedaan ini mencakup berbagai kondisi seperti autisme, ADHD (Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder), disleksia, gangguan kecemasan, dan lainnya. Individu neurodivergen bisa memiliki beragam keunggulan dan kemampuan yang bisa membantu mereka meraih sukses akademik.

Kondisi neurodivergen umum dan gejalanya

Kondisi neurodivergen dapat muncul dalam berbagai bentuk, namun beberapa kondisi dan gejala umum meliputi:

  • Autisme: Kesulitan berinteraksi sosial, sensitif terhadap rangsangan, dan perilaku berulang.
  • ADHD: Sulit fokus, hiperaktif, impulsif, serta masalah dalam manajemen waktu dan organisasi.
  • Disleksia: Kesulitan membaca, mengeja, dan memproses bunyi.
  • Gangguan Kecemasan: Khawatir berlebihan, gelisah, dan sulit mengelola stres.

Tantangan mahasiswa neurodivergen di kampus

Mahasiswa neurodivergen sering menghadapi tantangan unik dalam studi mereka. Misalnya, kesulitan mengatur waktu, organisasi, dan mempertahankan fokus. Prokrastinasi, kecenderungan terlalu fokus pada satu tugas, serta sensitivitas terhadap lingkungan bisa semakin menyulitkan proses belajar. Transisi dari sekolah ke perguruan tinggi juga bisa berat, karena beban tugas dan kemandirian yang bertambah menuntut penyesuaian pola belajar agar dapat sukses dalam ujian akhir.

Tips belajar untuk mahasiswa neurodivergen

Agar mahasiswa neurodivergen dapat menavigasi perjalanan akademiknya dengan lancar, penting untuk membangun kebiasaan dan strategi belajar yang efektif. Berikut beberapa tips bermanfaat:

1. Buat lingkungan belajar yang nyaman

Menciptakan ruang belajar yang tepat sangat penting, karena mahasiswa neurodivergen cenderung lebih sensitif terhadap gangguan sensorik dan lingkungan. Temukan tempat yang nyaman dan tenang untuk belajar sekaligus meminimalisir overstimulasi. Contohnya, coffee shop mungkin terlalu ramai, sehingga memakai headphone peredam suara atau memilih ruang belajar di perpustakaan atau kantor rumah yang tenang bisa jadi pilihan terbaik.

2. Buat jadwal belajar

Mahasiswa neurodivergen sering terbantu dengan struktur dan rutinitas belajar. Jadwal belajar yang terencana dengan waktu khusus untuk tiap sesi belajar memberi rasa kontrol dan membantu menghindari belajar dadakan. Konsistensi sangat membantu dalam mengelola kebutuhan kognitif dan sensorik, serta mengurangi kecemasan akibat ketidakpastian.

Cara membuat rencana belajar untuk mahasiswa neurodivergen

Menyusun jadwal belajar langkah demi langkah terdiri atas beberapa tahap penting. Berikut panduannya:

Tentukan tujuan yang jelas

Tentukan tujuan akademik yang ingin dicapai. Buat target spesifik, terukur, dan berbatas waktu. Contohnya, "Saya ingin memahami kalkulus sebelum semester berakhir."

Evaluasi waktu yang tersedia

Periksa jadwal harian/pekanan untuk tahu berapa waktu yang bisa dipakai belajar. Sesuaikan dengan waktu paling produktif. Fokuslah pada jam-jam terbaik Anda.

Prioritaskan mata kuliah atau topik

Buat daftar mata kuliah/topik yang harus dipelajari. Prioritaskan berdasarkan urgensi, tingkat kesulitan, atau minat. Bagi waktu belajar agar tidak kelelahan.

Pecah sesi belajar jadi blok kecil

Bagi waktu belajar menjadi blok waktu fokus yang singkat. Teknik Pomodoro (misal, 25 menit belajar lalu 5 menit istirahat) sangat efektif.

Buat target belajar spesifik

Tentukan target jelas setiap sesi, misal menyelesaikan sejumlah halaman, latihan soal, atau merangkum satu bagian materi.

Hilangkan gangguan

Ciptakan area belajar minim distraksi. Nonaktifkan notifikasi dan pakai aplikasi seperti Freedom atau Cold Turkey guna memblokir situs atau media sosial.

Gunakan planner atau aplikasi

Pakai planner fisik atau aplikasi digital untuk menjadwalkan sesi belajar. Banyak aplikasi dapat membantu mengatur jadwal dan pengingat.

Pakai teknik belajar aktif

Gunakan strategi belajar aktif seperti membuat ringkasan, mengajarkan materi ke orang lain, atau memakai flashcard.

Tinjau dan ubah seperlunya

Secara berkala tinjau jadwal belajar Anda, dan sesuaikan jika ada topik yang sulit.

Pantau kemajuan

Catat apa yang sudah Anda capai. Melacak progres bisa memotivasi dan membantu melihat capaian target.

Minta dukungan

Bisa juga berbagi jadwal belajar dengan teman atau keluarga agar ada yang mengingatkan dan membantu akuntabilitas.

Refleksi & revisi

Akhiri minggu/bulan dengan evaluasi progres dan keefektifan jadwal. Lakukan penyesuaian untuk minggu berikutnya.

3. Cari dukungan

Mahasiswa neurodivergen bisa kesulitan memahami materi kuliah atau mengatasi keraguan secara mandiri. Mengikuti jam konsultasi dosen sangat bermanfaat, karena bisa mendapat arahan personal, berdiskusi, dan membangun relasi dukungan dengan pengajar. Dukungan ekstra ini membantu memenuhi kebutuhan akademis neurodivergen.

Bagi mahasiswa dengan ADHD atau disleksia, bergabung atau membuat kelompok belajar juga sangat bermanfaat. Kelompok belajar memberikan pembelajaran lebih interaktif, dan untuk disleksia, diskusi atau berbagi catatan bisa mempermudah pemahaman materi.

4. Catat dengan baik

Mencatat dengan baik sangat penting bagi mahasiswa neurodivergen dan bisa sangat personal karena setiap orang berbeda. Catatan yang rapi membantu dalam pemrosesan informasi dan persiapan ujian. Berikut tips/teknik agar catatanmu makin efektif dan mudah dipahami dengan kata-kata sendiri:

Gunakan teknologi bantu

Banyak teknologi bantu untuk mencatat, misalnya software atau aplikasi speech to text seperti Dragon NaturallySpeaking atau voice typing di Google Docs. Teks ke suara macam Speechify juga bisa membantu untuk memutar kembali catatanmu.

Catatan terstruktur

Buat sistem mencatat terstruktur sesuai kebutuhan. Contohnya Metode Cornell, Outline, atau mind mapping. Coba beberapa metode untuk menentukan yang paling cocok.

Kode warna

Gunakan kode warna untuk menandai poin inti, judul, dan subjudul pada catatan. Ini mempermudah peninjauan dan membuat catatan lebih menarik secara visual.

Potong informasi

Pecah informasi jadi potongan kecil. Pakai bullet, penomoran, atau indentasi agar catatan tidak membingungkan.

Gunakan bantuan visual

Sisipkan bantuan visual seperti diagram, grafik, ilustrasi untuk mempercepat pemahaman konsep kompleks. Visual sangat membantu mahasiswa neurodivergen.

Rekam kuliah

Jika kesulitan mencatat selama perkuliahan, pertimbangkan merekam (dengan izin) agar bisa diputar ulang. Ambil catatan saat mendengarkan rekaman di waktu sendiri.

5. Coba aplikasi

Aplikasi bisa menjadi alat penting untuk mahasiswa neurodivergen, membantu dalam organisasi, manajemen waktu, dan keterampilan belajar. Aplikasi ini memberi struktur dan rutinitas yang penting bagi ADHD dan autisme. Dengan teknologi yang disesuaikan, mahasiswa dapat memaksimalkan potensi mereka dan sukses di dunia akademik. Berikut beberapa aplikasi yang bisa dicoba:

Speechify

Speechify adalah aplikasi teks ke suara yang mengubah teks menjadi suara. Sangat membantu mahasiswa neurodivergen dengan kesulitan membaca seperti disleksia. Speechify bisa membacakan teks digital maupun fisik—panduan, artikel, riset, email, dan lainnya—sehingga mahasiswa bisa memahami lewat mendengar.

Evernote

Evernote adalah aplikasi catatan serbaguna untuk membuat dan mengatur catatan digital, dokumen, gambar, dan rekaman audio. Pencarian mudah sehingga akses info lebih cepat. Bagi mahasiswa neurodivergen, sangat membantu untuk mencatat, mengatur, dan mencari referensi.

Notion

Notion merupakan workspace serba guna yang memungkinkan membuat dan mengatur catatan, database, daftar tugas, dan lainnya. Cocok untuk mahasiswa dengan kebutuhan organisasi yang fleksibel.

MindMeister

MindMeister adalah aplikasi mind mapping yang membantu mahasiswa memvisualisasi dan mengatur ide. Sangat berguna bagi yang lebih suka cara belajar visual dan non-linear.

Todoist

Todoist adalah aplikasi manajemen tugas untuk mencatat tugas, tenggat, dan aktivitas harian. Membantu mahasiswa neurodivergen yang kesulitan fungsi eksekutif dan manajemen waktu.

Focus@Will

Focus@Will adalah aplikasi musik dengan playlist khusus untuk meningkatkan konsentrasi dan produktivitas. Cocok bagi mahasiswa neurodivergen yang mudah teralihkan, termasuk ADHD, untuk menciptakan suasana belajar fokus.

Calm

Calm adalah aplikasi meditasi dan relaksasi yang membantu mahasiswa neurodivergen mengelola stres serta kecemasan. Terdapat sesi meditasi terpandu dan konten relaksasi lain.

Focus Booster

Focus Booster ialah aplikasi manajemen waktu berbasis Teknik Pomodoro agar kerja lebih terfokus dan seimbang dengan jeda istirahat. Cocok bagi mahasiswa neurodivergen yang butuh struktur dalam belajar.

Forest

Forest adalah aplikasi timer dengan konsep permainan Teknik Pomodoro. Saat timer diaktifkan, pohon virtual tumbuh. Jika keluar aplikasi, pohon mati. Cara ini mendorong mahasiswa neurodivergen tetap fokus dan tidak tergoda membuka ponsel.

Freedom

Freedom adalah aplikasi pemblokir situs dan aplikasi pengganggu. Anda bisa menjadwalkan periode fokus agar waktu belajar lebih maksimal.

Speechify - #1 alat untuk mahasiswa neurodivergen

Speechify menghadirkan banyak fitur untuk mendukung kebutuhan neurodivergen. Teknologi text to speech memungkinkan mengubah teks jadi suara, menyesuaikan kecepatan baca, pilihan suara, dan menandai teks, memberi pengalaman belajar personal. Fitur aksesibilitasnya ideal untuk mereka yang mengalami tantangan membaca atau fokus karena menghadirkan pendekatan multisensori. Ada juga scan OCR untuk ubah dokumen fisik jadi audio. Maksimalkan potensi belajar dan tingkatkan pemahaman, retensi, serta pencapaian akademik dengan mencoba Speechify gratis hari ini.

FAQ

Bagaimana mahasiswa neurodivergen menavigasi dunia kampus?

Mahasiswa neurodivergen menjalani kuliah dengan meminta dukungan, memanfaatkan akomodasi, dan membangun strategi belajar yang sesuai dengan gaya belajar unik mereka.

Apa itu mahasiswa neurodiverse?

Mahasiswa neurodiverse adalah individu dengan perbedaan atau kondisi neurologis seperti autisme, ADHD, disleksia, atau lainnya yang memengaruhi cara mereka memproses informasi dan berinteraksi.

Bagaimana cara tahu kalau saya neurodivergen?

Anda bisa tahu dengan menjalani evaluasi atau pemeriksaan oleh profesional kesehatan, psikolog, atau psikiater yang berkompeten.

Bagaimana mahasiswa neurodivergen mencari kerja/magang?

Mahasiswa neurodivergen bisa mencari kerja atau magang lewat layanan karier, menginformasikan kondisi neurodivergen bila perlu, serta mencari lingkungan kerja yang mendukung inklusi dan keberagaman.

Apa itu gerakan neurodiversitas?

Gerakan neurodiversitas adalah gerakan sosial yang memperjuangkan penerimaan dan inklusi individu neurodivergen, serta mengakui neurodiversitas sebagai bagian alami dan berharga dalam variasi manusia.

Bagaimana cara belajar terbaik untuk mahasiswa neurodivergen?

Mahasiswa neurodivergen biasanya lebih mudah belajar dengan memahami materi dibanding menghafal. Cara efektif adalah berlatih dengan tes latihan dan memakai bantuan visual seperti slide PowerPoint.

Apa saja hak neurodivergen?

Hak neurodivergen mencakup hak atas akomodasi, akses setara ke pendidikan dan pekerjaan, perlindungan dari diskriminasi, serta hak diperlakukan dengan hormat dan bermartabat.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.