Audiobook makin populer karena banyak alasan. Mereka membantu pengguna belajar pelafalan, meningkatkan kemampuan membaca dan mendengar, melatih pemahaman, serta menambah kosa kata. Audiobook juga praktis dan memungkinkan multitasking. Penyedia dan penjual audiobook terus bertambah tiap hari. Daftar platform audiobook teratas termasuk Audible dan Storytel. Walau layanan mirip, kedua platform ini punya beberapa perbedaan utama. Di sini, kami membandingkan Audible dan Storytel beserta fitur-fitur unggulannya.
Apa itu Audible?
Audible adalah layanan audiobook dari Amazon. Layanan ini memungkinkan pengguna menikmati audiobook, podcast, dan konten audio lain. Audible punya salah satu koleksi judul terbanyak, mulai buku nonfiksi, bestseller, buku berbahasa daerah, sampai thriller. Platform ini berbasis langganan. Setelah berlangganan, kamu bisa mengakses hampir semua koleksi (dengan beberapa pengecualian). Banyak pengguna memilih langganan bulanan Audible untuk menikmati Audible Originals, yaitu judul eksklusif yang tidak ada di platform lain. Pengguna bisa mendengarkan audiobook Audible di komputer Windows dan Mac, atau menginstal aplikasi Audible di Android dan iOS (iPhone dan iPad) untuk mendengar di mana saja. Audible cocok untuk siapa saja yang suka mendengarkan buku—tersedia bagi segala usia, latar belakang, dan pendidikan.
Apa itu Storytel?
Storytel adalah perpustakaan digital berbasis langganan dari Swedia yang menawarkan ribuan ebook, audiobook, dan podcast. Seperti Audible, layanan ini membutuhkan langganan bulanan agar pengguna bisa mengakses koleksi lengkap tanpa batas. Storytel memungkinkan pengguna membaca dan mendengarkan buku-buku terbaik sepanjang masa. Storytel menonjol karena fokus pada penulis India dan buku berbahasa Hindi, Marathi, Tamil, serta bahasa lain. Banyak pengguna menyukai Storytel karena fiturnya yang praktis—contohnya, aplikasi Storytel punya sleep timer, bisa digunakan offline, dan punya target waktu dengar. Storytel hanya tersedia sebagai aplikasi mobile. Pengguna Android bisa mengunduhnya di Google Play, sedangkan pengguna Apple di App Store. Saat ini, Storytel belum punya versi desktop. Baru-baru ini, Storytel mengakuisisi audiobooks.com untuk memperluas ke pasar berbahasa Inggris.
Audible vs Storytel – Perbandingan
Yuk, kita bandingkan Audible dan Storytel.
Pilihan bahasa
Audible dan Storytel menawarkan audiobook dalam banyak bahasa dan cocok untuk belajar bahasa asing. Audible mendukung lebih banyak bahasa, tapi Storytel lebih fokus pada penulis India yang menjangkau banyak pendengar.
Kemudahan penggunaan
Kedua platform cukup mudah dipakai. Namun, menurut pengalaman para pengguna, Audible terasa lebih sederhana dan intuitif. Kalau kamu baru pertama kali pakai layanan seperti ini dan mengutamakan kemudahan, Audible bisa jadi pilihan yang lebih pas.
Fitur penanda (bookmark)
Audible dan Storytel punya fitur praktis seperti bookmark. Saat membaca atau mendengarkan buku, kamu bisa menandai bagian tertentu dan menambah catatan. Kelebihan Storytel, penanda di ebook bisa otomatis ditransfer ke audiobook. Di Audible, fitur ini baru bisa dipakai kalau kamu punya kedua versi, dan ini bisa mahal karena langganan Kindle dan Audible terpisah.
Ketersediaan platform
Audible tersedia di komputer Windows, Mac, dan perangkat mobile. Storytel hanya tersedia sebagai aplikasi mobile.

