Masa kuliah adalah masa pembentukan, meski terdengar klise. Di sinilah kamu belajar dan mulai masuk ke dunia orang dewasa. Tak jarang muncul kebingungan soal siapa dan apa yang ingin kamu jadi.
Pertanyaan dan masalah itu kadang terasa berat. Namun, kamu bisa belajar dari pengalaman orang lain, karena tiap generasi menghadapi dilema serupa. Cara terbaik mempelajarinya adalah lewat buku bagus.
Baca sebelum lulus
Waktu adalah aset paling berharga. Artinya, kamu tak harus membaca semua buku yang ada. Pilih bacaan penting yang bisa bantu menjawab keraguan dan bikin kamu berkembang.
Tapi, daripada membaca, kenapa tidak mendengar saja? Audiobook memungkinkanmu menyerap materi baru sambil beraktivitas lain. Berikut 5 audiobook terbaik untuk mahasiswa. Yuk, cek daftarnya.
The Power of Habit oleh Charles Duhigg
Jujur saja. Kebiasaan kita lebih kuat dari yang kita kira. Sekitar 40% aktivitas harian adalah kebiasaan, menurut riset Stanford. Artinya, kita autopilot hampir separuh hari.
Di buku pertama ini, The Power of Habit, Charles Duhigg mengupas tuntas soal kebiasaan, baik maupun buruk. Ia membahas detail penting yang menawarkan solusi, khususnya bagi mahasiswa.
The Happiness Equation oleh Neil Pasricha
Kebahagiaan mungkin adalah kata termahal di tiap bahasa. Tapi apa maknanya? Cinta, kaya, atau hal lain? Setiap orang punya definisi berbeda. Namun, semua pasti pernah mengejarnya.
Neil Pasricha, penulis best-seller New York Times, menawarkan jawabannya di The Happiness Equation. Ia membahas cara menjalani hidup sesuai keinginan tanpa kehilangan makna sukses. Buku ini wajib dibaca mahasiswa.
Deep Work oleh Cal Newport
Masalah umum mahasiswa adalah kurang fokus. Apalagi, dengan media sosial, konsentrasi terasa makin buyar. Karena itu, belajar fokus adalah keahlian mutlak.
Deep Work oleh Cal Newport laris bukan tanpa alasan. Buku ini mengajarkanmu fokus pada materi, membahas teknik ampuh mengatasi distraksi, dan tidak membosankan. Makanya, buku ini pantas masuk daftar ini.
Why Didn’t They Teach Me This in School? oleh Cary Siegel
Di mana pun kamu kuliah, pasti ada pelajaran matematika, sejarah, biologi, atau sastra. Namun, ada satu yang jarang diajarkan, yaitu literasi keuangan. Untungnya, Cary Siegel mengulas topik ini.
Why Didn’t They Teach Me This in School karya Siegel adalah salah satu buku yang bisa mengubah masa depanmu. Bukan slogan klise, buku ini benar-benar mengajarkan cara mengelola keuangan dan menangkap peluang.
The Mountain Is You oleh Brianna Wiest
Sayangnya, banyak dari kita sering menyabotase diri sendiri, apalagi saat masih muda dan bingung arah hidup. Akibatnya, kita melewatkan kesempatan dan tersesat.
Agar hal ini berubah, penting memahami alasannya dan cara menghentikannya. Setelah itu, kita bisa mencegah sabotase diri dan lebih sehat dalam mengambil keputusan. Semua dijelaskan oleh Brianna Wiest di The Mountain Is You, pilihan audiobook terakhir kami.
FAQ
Apakah audiobook baik untuk ADHD?
Audiobook sangat membantu penderita ADHD karena melatih fokus dan konsentrasi lewat mendengar, bukan membaca.
Apakah audiobook baik untuk mahasiswa?
Mendengarkan sambil membaca terbukti meningkatkan pemahaman materi. Cara ini membantu pelajar menyerap materi dan mempersiapkan ujian lebih cepat dibanding metode konvensional.
Audiobook apa yang terbaik untuk mahasiswa?
Semuanya tergantung kebutuhan dan preferensi masing-masing. Namun, buku yang diakui luas untuk usia ini adalah Mindshift karya Barbara Oakley.
Apa saja audiobook terbaik untuk mahasiswa?
- The Power of Habit oleh Charles Duhigg
- The Happiness Equation oleh Neil Pasricha
- Deep Work oleh Cal Newport
- Why Didn’t They Teach Me That in School? oleh Cary Siegel
- The Mountain Is You oleh Brianna Wiest
Apa audiobook yang cocok untuk mahasiswa?
Buku ideal untuk mahasiswa harus edukatif, memotivasi, dan menghibur. Juga memberi solusi untuk masalah umum di masa kuliah. The Power of Habit karya Charles Duhigg adalah contohnya.

