Sekitar sepuluh persen populasi dunia mengalami disleksia, salah satu gangguan fonologis belajar paling umum. Disleksia membuat penderitanya kesulitan memahami kata, yang dapat menurunkan rasa percaya diri dan bahkan berpengaruh ke kesehatan mental. Namun, kita tidak bisa mendiagnosis diri sendiri, apalagi jika tidak tahu tanda-tanda utamanya. Karena itu, penting berkonsultasi ke spesialis untuk memastikan Anda atau anak Anda benar mengalami disleksia atau tidak. Tetapi sebelum membayar konsultasi, Anda bisa melakukan skrining online lebih dulu supaya waktu dan biaya tidak terbuang percuma. Tes skrining ini berupa pertanyaan seputar keterampilan membaca yang dapat menunjukkan adanya masalah baca. Jadi, Anda bisa tahu apakah perlu ke spesialis atau tidak. Berikut kami rekomendasikan tes dan kuis disleksia gratis online terbaik. Kami juga berbagi tips pendidikan khusus untuk membantu mengatasi disleksia dan meningkatkan kualitas hidup.
Manfaat tes skrining online
Ada dua alasan utama Anda sebaiknya mencoba tes skrining online, baik untuk disleksia maupun hal lain.
Hemat uang
Karena yang kita bahas adalah tes gratis, keuntungan utamanya—Anda tidak perlu keluar biaya. Bandingkan jika langsung ke spesialis, bisa saja ternyata hasilnya normal, tetapi uang sudah telanjur terpakai.
Hemat waktu
Keuntungan lain dari skrining online adalah bisa dilakukan kapan saja, tanpa harus membuat janji, datang ke klinik, dan pulang lagi. Anda cukup memakai komputer atau ponsel dan mengerjakan tes beberapa menit saja.
Keterbatasan tes online
Sayangnya, skrining online untuk disleksia juga punya keterbatasan.
Keandalan
Tes online tidak akan pernah bisa setepat konsultasi langsung ke spesialis. Tes ini hanya memberi gambaran awal apakah Anda perlu ke ahli atau tidak. Berbeda tes biasanya memakai metode penilaian berbeda, jadi hasilnya mungkin tidak sama tergantung tes mana yang dipilih.
Pilihan gratis
Sekarang ada banyak tes disleksia online, dan banyak yang gratis. Siapa pun yang terhubung ke internet dan punya beberapa menit luang bisa mengerjakannya. Yuk cek daftar tes dan kuis online gratis terbaik versi kami!
Tes disleksia Learning Ally
Pilihan pertama kami adalah Learning Ally. Ini adalah kuis untuk semua umur untuk cek kemampuan mengenali kata. Tes ini cepat selesai dan fleksibel waktunya. Selain itu, Learning Ally juga punya banyak info berguna seputar disleksia—dari audiobook, alat literasi, hingga font yang membantu jika ternyata Anda memang mengalami disleksia.
Tes disleksia Dynaread
Sejak 2006, Dynaread menjadi salah satu skrining online disleksia tertua. Tesnya berlangsung sekitar 15 menit dan dirancang untuk menguji kemampuan membaca lisan serta pemahaman anak Anda. Setelah selesai, hasil langsung tampil lengkap berikut penjelasan detail. Anda juga dapat menyimpan hasilnya dalam PDF untuk bahan konsultasi lanjutan ke spesialis.
Tes organisasi internasional disleksia
Sesuai namanya, Do I Have Dyslexia?, tes dari organisasi Disleksia internasional ini adalah salah satu yang paling sederhana. Bentuknya hanya checklist pertanyaan yang memeriksa kelancaran membaca dan apakah Anda perlu ke spesialis kesulitan belajar. Dan tentu saja, gratis seperti daftar lainnya. Cukup buka websitenya dan klik judul tes. Prosesnya cepat, bisa disesuaikan dengan umur, termasuk untuk siswa SMA dan anak usia 5 tahun.
Tes skrining disleksia Lexercise
Lexercise adalah program literasi daring untuk terapi individual anak dengan disleksia. Program ini menawarkan pelajaran interaktif, permainan, dan kegiatan homeschooling dengan landasan ilmiah kuat. Lexercise juga menyediakan tes online gratis sebagai indikator awal perlu tidaknya Anda ke spesialis. Durasi tesnya kurang dari 10 menit dan cocok untuk semua umur, tidak hanya anak-anak.
Skrining disleksia Speechify
Terakhir, ada Speechify. Tidak seperti yang lain di daftar ini, Speechify tidak menyediakan kuis online, melainkan menghubungkan Anda dengan spesialis terdekat untuk penilaian langsung yang jauh lebih andal dibanding tes online.
Langkah selanjutnya
Jika Anda mencoba tes dalam daftar ini dan hasilnya mengindikasikan kesulitan baca (disleksia, ADHD, dll.), langkah berikutnya adalah membuat janji dengan profesional. Selain menganalisis hasil skrining, mereka akan memberikan pilihan penanganan terbaik untuk kualitas hidup Anda atau anak Anda.
Sumber daya bermanfaat untuk disleksia
Untungnya, teknologi saat ini sangat membantu. Kini ada aplikasi text to speech yang dirancang khusus untuk orang dengan jenis-jenis disleksia, ADHD, disgrafia, atau gangguan penglihatan. Aplikasi ini membacakan semua teks yang Anda masukkan, membantu pemahaman baca dan mengatasi hambatan spesifik yang Anda hadapi.
Speechify
Dari sekian banyak aplikasi text to speech, Speechify punya keunggulan utama: praktis dan berkualitas tinggi. Ini adalah aplikasi TTS berbasis machine learning, teknologi AI, dan pemindaian karakter optik. Bisa membaca teks digital maupun fisik yang diimpor. Tersedia lebih dari 30 suara alami dalam lebih dari 15 bahasa, termasuk di luar bahasa Inggris.

