Orang yang bekerja di bidang pendidikan khusus sering memilih jalur pengembangan profesional tertentu. Mereka yang ingin fokus pada disleksia dan belajar menangani penyandang disleksia sebaiknya mengikuti pelatihan disleksia.
Teruskan membaca untuk mengetahui lebih jauh tentang pelatihan disleksia dan berbagai pilihannya.
Mengapa pelatihan disleksia sangat penting?
Disleksia tanpa dukungan bisa memicu masalah perilaku
Disleksia adalah gangguan belajar yang tidak selalu menyebabkan masalah perilaku. Namun, jika anak kekurangan dukungan, terutama di usia dini, mereka sering menunjukkan perilaku yang tidak semestinya,
Spesialis bersertifikat dapat mengidentifikasi individu yang mengidap atau berisiko disleksia dan memberikan dukungan untuk mencegah masalah perilaku serta mendorong kemajuan.
Sekitar tiga siswa per kelas mengalami disleksia
Disleksia adalah gangguan belajar paling umum dan memengaruhi 5-10% populasi. Siapa pun bisa mengalaminya, tanpa memandang ras, status sosial, atau tingkat pendidikan.
Artinya, dalam kelas berisi 30 murid, biasanya ada 2–3 siswa dengan disleksia. Bergantung pada tingkat keparahan gejala, mereka bisa kesulitan belajar atau mengingat huruf, membaca, mengeja, dan sebagainya.
Tanpa tenaga profesional terlatih, siswa disleksia mungkin tidak mendapat dukungan yang dibutuhkan untuk berhasil. Akses pendidikan dan dukungan yang tepat sangat penting agar mereka bisa berkembang.
Intervensi yang tepat sangat menentukan
Sayangnya, banyak orang menganggap disleksia berkaitan dengan IQ rendah. Padahal, disleksia tidak berhubungan dengan kecerdasan. Disleksia bisa terjadi pada siapa saja, di tingkat intelektual mana pun.
Karena tidak mendapat dukungan, banyak anak disleksia mendapat nilai rendah pada tes sekolah. Mereka sering kesulitan membaca instruksi dan menyelesaikan tugas karena gangguannya.
Dengan intervensi yang tepat, siswa disleksia bisa meraih nilai bagus seperti teman-temannya. Staf terlatih bisa mengenali ciri disleksia dan membantu mereka sukses.
Pilihan pelatihan untuk pendidik khusus
Ada banyak akademi dan pusat pembelajaran yang menawarkan pelatihan dan webinar disleksia. Guru pendidikan khusus bisa menjajaki pilihan ini untuk pengembangan profesional.
Pendekatan Orton-Gillingham
Pendekatan Orton-Gillingham adalah metode langsung, multisensori, diagnostik, dan berurutan dalam pengajaran literasi, khusus saat menulis, membaca, dan mengeja tidak berkembang secara alami. Cocok untuk penyandang disleksia maupun gangguan belajar lainnya.
Orton-Gillingham Academy adalah lembaga yang memberi sertifikat praktik Pendekatan Orton-Gillingham. Ada empat tingkat sertifikasi: Educator Kelas, Associate, Certified, dan Fellow.
Kurikulum dan praktik pengajaran dalam pendekatan ini bersumber dari dua hal:
- Praktik dan pengetahuan yang teruji waktu
- Bukti ilmiah tentang cara belajar menulis & membaca, dampak disleksia, dan praktik yang tepat untuk penyandang disleksia
Pendekatan Orton-Gillingham sering digunakan dalam pengajaran satu-satu atau kelompok kecil. Meski fokus pada membaca, mengeja, dan menulis, pendekatan ini juga dapat diterapkan pada mereka yang kesulitan matematika.
Ciri utama Pendekatan Orton-Gillingham adalah individualisasi. Pengajar Orton-Gillingham merancang pelajaran sesuai kebutuhan masing-masing individu untuk membantu mereka berkembang dan mencapai tujuan.
Program pelatihan ini mencakup:
- Mengenal karakteristik peserta didik disleksia
- Memahami disleksia dan gejalanya
- Mempelajari perkembangan membaca dari tahap decoding
- Belajar menyusun rencana pelajaran
- Mengetahui struktur, morfologi, dan sejarah bahasa
- Praktikum berkualitas tinggi
Program Pelatihan Guru Terakreditasi International Dyslexia Association
International Dyslexia Association (IDA) meninjau program pendidikan berdasarkan model akreditasi yang selaras dengan Knowledge and Practice Standards for Teachers of Reading (KPS).
Kepatuhan pada standar ini menjadi kerangka pengembangan kurikulum. Setiap program yang ditinjau IDA, jika memenuhi standar, akan mendapat Akreditasi IDA.
Program yang meraih IDA Accreditation Plus memenuhi KPS dan menghasilkan pendidik yang siap menangani penyandang disleksia.
Beberapa program IDA Accreditation Plus di antaranya:
- Academy of Orton-Gillingham Practitioners and Educators
- The Apple Group for Dyslexia
- Hamilton County Education Service Center
- Lexercise
- Region 4 ESC
Kursus dari Dyslexia Training Institute
Dyslexia Training Institute bertujuan memberikan edukasi tentang disleksia sekaligus peluang pengembangan profesional. Institusi ini menawarkan berbagai kursus untuk pendidik, orang tua, guru, maupun siapa saja yang ingin memahami disleksia.
Semua kursus pelatihan dibawakan oleh profesional berpengalaman dan berkualifikasi tinggi dalam suasana yang interaktif.
Saat artikel ini ditulis, Dyslexia Training Institute menyediakan dua program: Dyslexia Certificate Program dan Dyslexia Advocate Certificate Program. Keduanya terdiri dari banyak modul yang mengulas disleksia secara mendalam.
Dyslexia Certificate Program mengajarkan tentang disleksia dan teknik remediasi berbasis Orton-Gillingham. Dyslexia Advocate Certificate Program membahas hukum Pendidikan Khusus, kaitannya dengan disleksia, dan bagaimana peserta bisa memperjuangkan hak penyandang disleksia.
Speechify – alat bermanfaat untuk guru & siswa disleksia
Siswa disleksia kesulitan membaca, mengeja, dan menulis, sehingga proses belajar terasa berat. Lama-kelamaan mereka bisa frustrasi, lalu mengalami masalah psikologis yang menghambat kemajuan di sekolah.
Bagaimana jika ada alat sederhana yang memungkinkan siswa disleksia menikmati buku dan bacaan lain tanpa kesulitan?
Speechify adalah program teks ke suara yang bisa mengubah hampir semua teks jadi suara. Tersedia banyak opsi kustomisasi, mulai dari kecepatan baca, suara, bahasa, hingga aksen. Berkat teknologi mutakhir, semua suara terdengar alami.
Dengan Speechify, siswa disleksia bisa menyelesaikan tugas bacaan tanpa rasa frustrasi atau cemas. Buku cetak bisa dipindai dan mereka mendengarkannya hanya dengan beberapa klik.
Speechify tersedia sebagai aplikasi desktop mandiri, ekstensi browser untuk Chrome dan Safari, serta aplikasi ponsel untuk iOS dan Android. Berkat fleksibilitasnya, Speechify bisa digunakan kapan saja dan di mana saja.
Aplikasi ini menawarkan fitur gratis dan paket berlangganan berbayar. Coba gratis dan rasakan langsung manfaatnya bersama jutaan pengguna di seluruh dunia.
FAQ
Apa saja gejala disleksia?
Gejala disleksia yang paling umum antara lain: kesulitan membaca, mengeja, menulis, sulit mengingat urutan kata, masalah membentuk kata, salah mengucapkan kata, dan cenderung menghindari aktivitas membaca.

