1. Beranda
  2. Kloning Suara AI
  3. Cara melakukan voice cloning
Dipublikasikan pada Kloning Suara AI

Cara melakukan voice cloning

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Berbeda dengan kloning sesungguhnya, voice cloning aman, mudah dipelajari, dan bisa diakses siapa saja yang punya koneksi internet. Selain praktis, teknologi ini juga bermanfaat besar, mengubah cara kita mendekati pendidikan, bisnis, gim, literatur, dan banyak lagi. Tertarik mencoba? Simak terus!

Apa itu voice cloning?

Voice cloning adalah meniru dan menghasilkan suara seseorang lewat kecerdasan buatan (AI). Kedengarannya mungkin seperti teknologi masa depan, tapi Anda mungkin sudah pernah memakainya. Ingat teks ke suara (TTS) yang dulu Anda pakai untuk membaca berita dengan suara ala Arnold Schwarzenegger? Itu salah satu contoh voice cloning. Ekstensi dan aplikasi TTS sederhana memang tidak secanggih voice cloning sesungguhnya, dan itu wajar karena bukan itu tujuan utama mereka. Solusi voice cloning yang bagus mampu menganalisis pola bicara lebih dalam dan menangkap detail unik dari suara seseorang. Semakin baik analisisnya, makin otentik suara AI dan hasil belajar mesin yang dihasilkan.

Penggunaan voice cloning

Voice cloning bukan sekadar gimmick dan punya banyak manfaat di pendidikan, bisnis, medis, dan seterusnya. Tentu saja, sama seperti kloning sesungguhnya, ada pertanyaan etis yang muncul (misalnya soal deepfake yang sering bocor). Tapi mari kita lihat sisi positifnya dulu.

Pendidikan

Pendidikan pelan tapi pasti makin digital. Kita tidak akan membahas pro-kontranya, hanya fakta bahwa kelas kini sering digantikan layar dan Zoom. Artinya, kita punya lebih banyak sumber daya untuk bikin pelajaran lebih hidup. Dengan voice cloning, misalnya, kita bisa memakai deep learning untuk menirukan suara tokoh sejarah. Bayangkan mendengar Nikola Tesla sendiri menjelaskan arus bolak-balik.

Audiobook

Berikutnya, audiobook. Audiobook bukan hanya alat belajar atau relaksasi, tapi sangat penting bagi banyak orang, terutama tunanetra. Dengan teknologi voice cloning, kita bisa membuat audiobook jadi lebih hidup, ekspresif, dan seru didengar.

Layanan text to speech

Sebelum membahas real-time voice cloning dan sintesis suara, kita lihat dulu bagaimana program TTS saat ini bekerja. Contohnya, Speechify, salah satu solusi TTS paling canggih. Apa yang bisa dilakukan Speechify? Speechify bisa mengubah teks jadi audio, memindai dokumen fisik jadi suara, dan membuat voiceover untuk blog, dan lain-lain. Kenapa ini relevan? Karena aplikasi TTS mudah diakses dan harganya terjangkau, mereka bisa sangat diuntungkan dari teknologi voice cloning dan ikut mengenalkannya ke publik luas. Misalnya, Speechify punya suara selebriti, sehingga Anda bisa mendengarkan novel favorit dibacakan oleh Gwyneth Paltrow. Coba sekarang.

Bagaimana suara AI dibuat?

Sekarang, mari bahas sedikit soal teknis pembuatan suara AI dan kenapa hasilnya bisa terdengar natural. Tenang saja — penjelasannya akan tetap sederhana. Seperti dijelaskan tadi, teknologi voice cloning memakai deep learning untuk mengenali ciri khas suara seseorang: nada, intonasi, aksen, volume, dan lain-lain. Tentu butuh perangkat canggih untuk itu, tapi hal ini sepenuhnya memungkinkan. Yang terpenting: deep neural network membutuhkan banyak input audio. Mirip proses belajar bahasa asing! Kini, teknologinya makin maju, bahkan hanya perlu beberapa jam rekaman untuk meniru suara tertentu — solusi ideal kalau data audio terbatas (misalnya suara tokoh sejarah).

Aplikasi Voice Cloning

Sekarang banyak aplikasi voice cloning yang bermunculan berkat internet. Tentu saja, ada yang lebih unggul dari yang lain. Berikut beberapa pilihan teratas kami untuk membuat suara sintetis sendiri dan memanfaatkan speech synthesis langsung dari rumah:

  • Respeecher
  • Murf
  • Resemble
  • Descript

Website Voice Cloning

Jika Anda akrab dengan alat TTS, Anda tahu Anda tidak selalu harus mengunduh aplikasi untuk menyelesaikan tugas. Anda bisa pakai ekstensi browser atau website untuk solusi yang lebih cepat. Begitu juga dengan voice cloning AI. Misalnya, Anda bisa gunakan Zzlab. Namun, agar hasil lebih maksimal, kami sarankan mengunduh Speechify atau program lain yang sudah disebut tadi.

FAQ

Apa beda voice cloning dan voice morphing?

Singkatnya: voice morphing adalah mengubah suara agar terdengar berbeda, biasanya lewat filter digital. Voice cloning jauh lebih kompleks karena menggunakan deep learning dan machine learning untuk menciptakan suara AI yang bisa menghasilkan audio sendiri, bukan hanya memodifikasi suara asli secara real-time.

Siapa yang paling mudah untuk dikloning suaranya?

Model suara yang paling mudah dikloning adalah yang punya paling banyak data suara dan sampel audio. Contohnya, Anda bisa memakai rekaman suara sendiri atau memakai suara pembuat konten populer dan selebritas, karena algoritma biasanya lebih mudah mengolah datanya.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.