1. Beranda
  2. Disleksia
  3. Panduan lengkap Tes Disleksia Lexercise dan ulasan penggunanya
Dipublikasikan pada Disleksia

Panduan lengkap Tes Disleksia Lexercise dan ulasan penggunanya

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Tes Disleksia Lexercise mengandalkan kombinasi berbagai tugas membaca dan latihan visual-spasial untuk menilai kesadaran fonologis, kemampuan dekode bahasa, dan keterampilan pemahaman membaca seseorang.

Tujuan tes ini biasanya untuk menentukan apakah yang diuji memiliki disleksia, disgrafia, atau kesulitan membaca lainnya dan membuat rencana yang tepat untuk mengelola serta mengatasi kondisinya. Namun seberapa efektif, dan bagaimana pengalaman pengguna dengan tes ini?

Apakah Lexercise cocok untuk Disleksia?

Sulit memberi jawaban pasti apakah Lexercise layak atau tidak karena setiap peserta tes punya masalah dan karakteristik berbeda. Namun, secara umum Lexercise sangat direkomendasikan untuk evaluasi disleksia.

Tes Lexercise didistribusikan oleh perusahaan bereputasi yang sudah membantu banyak orang dengan gangguan belajar mendapatkan diagnosis yang tepat dan mencapai tingkat membaca dan kesadaran fonemik yang diinginkan.

Tes ini komprehensif dan mencakup pengecekan keterampilan fonologis serta tes multi-indera yang menilai kelancaran membaca dan pemahaman bahasa tulis peserta. Tes ini juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan individu.

Salah satu kekurangan tes ini adalah harganya cukup mahal untuk individu. Tes ini memang lebih cocok digunakan di lingkungan sekolah, dan karena terapi sering mengandalkan teknologi bantu, hasilnya paling optimal di setting pendidikan khusus dengan pendamping ahli. Ini bisa jadi kekurangan, tapi kami akan membahasnya lebih lanjut.

Selain itu, tes ini mungkin kurang tepat jika peserta tidak berbahasa Inggris.

Apa saja yang diuji oleh Lexercise?

Jika Anda atau anak mulai mengalami masalah membaca, sebaiknya segera berkonsultasi dengan spesialis membaca. Penanganan disleksia sejak awal akan jauh lebih efektif.

Jika tes Lexercise digunakan sebagai skrining, Anda akan menjalani ujian yang mencakup fokus di area berikut:

  • Kesadaran fonologis: Membangun kesadaran fonologis sangat penting karena melatih kemampuan mengenali dan meniru bunyi.
  • Dekode bahasa: Dengan kesadaran tersebut, kita bisa mengeja, menganalisis bahasa, dan membedakan kata-kata tidak bermakna.
  • Kelancaran dan pemahaman membaca: Fokus Lexercise pada tugas menilai kemampuan membaca lancar dan mengartikan makna teks secara langsung bagi anak maupun dewasa.
  • Latihan kinestetik/visual-spasial: Membaca bergantung pada pemrosesan informasi visual, jadi Lexercise menguji keterampilan fonik dan kekuatan multi-indera peserta.

Biaya dan fitur Lexercise

Lexercise menawarkan berbagai layanan dalam paket berbeda. Artinya, harga bisa bervariasi tergantung pilihan Anda.

Paket paling dasar seharga $150 per bulan, kecuali jika ada promo atau diskon berlangsung yang bisa menurunkan harga.

Untuk diagnosis dan terapi individu, biayanya sekitar $450 per bulan. Paket ini termasuk sesi dengan terapis wicara profesional berlisensi serta rencana membaca yang dipersonalisasi.

Baik paket dasar maupun individual mencakup pelajaran interaktif, sumber daya orang tua, dan pelatihan.

Selain itu, Lexercise juga menyediakan skrining disleksia gratis yang bisa Anda coba.

Ulasan Lexercise dan hal penting bagi guru, siswa, dan orang tua sebelum membeli

Harga adalah salah satu hal yang paling sering dibahas. Banyak ulasan menekankan bahwa program ini tidak cocok untuk semua anggaran, jadi sebaiknya cek dulu dengan penyedia asuransi kesehatan Anda karena tidak semua menanggung terapi disleksia. Jika Anda mampu, Anda tidak akan menyesal.

Sebagian metode Lexercise memang lebih cocok digunakan secara kelompok, namun layanan dan intervensinya dilakukan secara daring.

Jika Anda lebih suka metode tatap muka, Lexercise mungkin kurang cocok. Tapi bila Anda nyaman dengan terapi online, dan belum berpengalaman dalam penanganan disleksia, Lexercise sangat membantu, terutama jika Anda homeschool.

Speechify - solusi mudah membantu anak meningkatkan kemampuan membaca

Tes Lexercise sangat bagus sebagai skrining, dan layanan terapinya efektif bagi disleksia. Namun, jangan hanya andalkan satu cara saja.

Ada banyak strategi yang direkomendasikan International Dyslexia Association (misal remediasi kelas) serta beragam alat bantu untuk penderita gangguan membaca. Sekarang kami merekomendasikan aplikasi text-to-speech, khususnya Speechify.

Speechify adalah alat text-to-speech yang dibuat oleh dan untuk penyandang disleksia. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengatur kecepatan baca, aksen, dan membantu mereka yang punya gangguan pemahaman berat seperti ADHD menemukan ritme membaca ideal, berapa pun jenjang pendidikan mereka.

Aplikasi ini punya fitur highlight bawaan, sehingga membantu pembelajar gaya visual tanpa perlu alat tambahan.

Speechify juga mendukung lusinan bahasa dan variasinya, sangat cocok untuk mengajarkan bunyi konsonan/vokal asing sesuai aksen yang diinginkan.

Selain itu, alat ini sangat terjangkau sehingga jadi solusi tambahan paling hemat biaya.

FAQ

Apakah tes disleksia online akurat?

Tergantung jenis tes yang diambil. Beberapa tes seperti Z Screener cukup akurat, tapi banyak juga yang kurang layak dicoba.

Apa saja 4 tipe disleksia?

Ada empat tipe disleksia:

  • Disleksia fonologis
  • Disleksia permukaan
  • Disleksia penamaan cepat
  • Disleksia double-deficit

Bagaimana latihan terbaik untuk disleksia?

Latihan terbaik berbeda untuk tiap orang, tergantung jenjang. Siswa kelas 1 SD tentu berbeda dengan SMA ataupun mahasiswa. Namun, strategi umum seperti mendengarkan audiobook, menggunakan alat bantu visual, membuat belajar seperti game, mengajukan program pendidikan individual (IEP), metode intervensi seperti Orton-Gillingham, dan cara lain untuk membantu kepercayaan diri saat membaca.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.