Audiobook roman terbaik
Audiobook adalah rekaman suara dari teks buku yang Anda dengarkan, bukan dibaca. Audiobook bisa berupa versi lengkap atau ringkas dari buku. Anda dapat mendengarkan audiobook di smartphone, tablet, komputer, speaker rumah, atau sistem hiburan mobil Anda.
Menurut Audio Publishers Association, audiobook membantu “mengembangkan dan meningkatkan keterampilan literasi penting seperti kefasihan, kosakata, perolehan bahasa, pelafalan, kesadaran fonemik, dan pemahaman—keterampilan yang sering mendorong nilai membaca.”
Bagi yang suka buku cerita cinta dan ingin mendengarkannya alih-alih membaca, Anda bisa mendapatkan versi audiobook dengan mudah dari Amazon, Audible, atau platform online lainnya.
Faktanya, roman adalah genre yang paling pas dinikmati dalam bentuk audiobook. Baik itu kisah cinta remaja yang manis, novel roman kontemporer, maupun roman sejarah penuh intrik. Mendengarkan cerita sambil menikmati suara narator hebat adalah cara terbaik menyelami kisah-kisah luar biasa ini.
Di bawah ini, Anda akan menemukan daftar rekomendasi audiobook roman berbagai jenis, dengan karakter beragam siap jatuh cinta, dan rekaman audio inovatif dengan penampilan memukau.
The Hating Game oleh Sally Thorne
Sally Thorne adalah penulis bestseller USA Today dan dikenal lewat bukunya The Hating Game. Thorne menghabiskan hari-harinya di dunia fiksi ciptaannya sendiri. Saat ini, Thorne tinggal di Canberra, Australia.
The Hating Game karya Sally Thorne bercerita tentang dua orang yang dipaksa bekerja sama. Karakter utama, Lucy Hutton dan Joshua Templeman, adalah asisten eksekutif di perusahaan penerbit saingan. Saat perusahaan mereka bergabung, bos mereka menjadi co-CEO dan Lucy serta Joshua harus bekerja bersama. Mereka sering saling mengusik dan berdebat setiap hari.
Ini adalah buku pertama Sally Thorne dan kini tersedia juga dalam bentuk audiobook, dinarasikan oleh Katie Schorr.
The Hating Game masuk dalam dua puluh besar novel roman terbaik 2016 versi Washington Post dan termasuk finalis sepuluh besar Goodreads Choice Awards kategori roman.
Selain itu, The Hating Game diadaptasi menjadi film komedi romantis tahun 2021 yang disutradarai oleh Peter Hutchings.
Seri Bridgerton oleh Julia Quinn
Julie Pottinger, lebih dikenal dengan nama pena Julia Quinn, adalah penulis fiksi roman sejarah asal Amerika. Novelnya telah diterjemahkan ke dalam 41 bahasa, dan tampil di New York Times Bestseller List sebanyak 19 kali. Quinn telah masuk Hall of Fame Romance Writers of America.
Bridgerton adalah seri novel roman Regency berisi delapan judul. Semuanya ditulis oleh Julia Quinn dan diterbitkan pada 2000–2006.
Seri ini mengikuti kisah delapan bersaudara dari keluarga bangsawan Bridgerton yang terkenal saat mencari cinta, petualangan, dan kebahagiaan di kalangan atas London.
Novel-novel ini diadaptasi Shondaland menjadi serial TV Bridgerton yang tayang perdana di Netflix tahun 2020 dan sukses memikat jutaan penonton. Musim pertama mengikuti cerita Daphne Bridgerton dan Simon (Duke of Hastings), yang menjadi sahabat sebelum akhirnya saling jatuh cinta dan menikah.
Semua novel tersedia dalam bentuk audiobook di berbagai platform online dan sebagian besar dinarasikan oleh Rosalyn Landor.
Seri Outlander oleh Diana Gabaldon
Diana J. Gabaldon adalah penulis asal Amerika yang dikenal lewat seri novel Outlander. Bukunya memadukan banyak genre dengan unsur fiksi sejarah, roman, misteri, petualangan, serta fantasi atau fiksi ilmiah.
Buku bestseller sekaligus serial TV hits miliknya, Outlander, mengisahkan perjalanan lintas waktu dan roman sejarah menawan di Skotlandia abad pertengahan dan Inggris era 1940-an. Para penggemar mungkin berdebat bahwa Outlander bukan murni roman karena menggabungkan banyak genre (sejarah, petualangan, drama, dll.), tetapi justru perpaduan inilah yang membuatnya begitu mengikat.
Dalam petualangan memukau ini, narator Hall of Fame Davina Porter dengan aksen luar biasa menghidupkan karakter dari berbagai zona waktu dan negara. Ia berganti aksen Inggris dan Skotlandia dengan mudah dan menghadirkan suara berbeda untuk tiap karakter sepanjang audiobook, menjadikan pengalaman mendengarkan sangat menyenangkan.
Nora Roberts
Nora Roberts adalah salah satu penulis terpopuler dan paling produktif. Dengan lebih dari 230 novel, ia menyajikan sesuatu untuk semua pembaca, dari remaja hingga lansia. Trilogi terbarunya, The Chronicles of The One, wajib dibaca untuk penggemar fantasi epik. Untuk yang lebih suka roman, seri In Death dengan nama pena J.D. Robb pasti memuaskan.
Roberts terkenal lewat novel yang memadukan roman dan thriller. Bukunya tersedia tidak hanya dalam bentuk cetak, tapi juga audiobook. Audiobook roman terlarisnya meliputi The Rise of Magicks, The Awakening, dan The Becoming.
Talia Hibbert
Talia Hibbert adalah novelis roman asal Inggris peraih penghargaan. Ia menulis roman kontemporer yang menghangatkan hati hingga romansa paranormal yang menegangkan. Karyanya dipuji atas keberagaman karakter dari segi ras, etnis, bentuk tubuh, orientasi seksual, hingga pengalaman hidup. Talia terkenal berkat Get a Life, Chloe Brown (2019).
Chloe Brown adalah novel roman tahun 2019 karya Talia Hibbert dan diterbitkan Avon Romance. Ini adalah buku pertama Hibbert dengan penerbit besar dan menjadi pembuka trilogi Brown sisters. Lalu disusul Take A Hint, Dani Brown (2020) dan Act Your Age, Eve Brown (2021).
Banyak buku Talia Hibbert tersedia dalam format audiobook dan kebanyakan dinarasikan Rupert Channing. Beberapa yang wajib dicoba: That Kind of Guy, Untouchable, dan A Girl Like Her.
Emily Henry
Emily Henry adalah penulis bestseller New York Times asal Amerika yang terkenal berkat novel roman Beach Read dan People We Meet on Vacation.
Henry tinggal dan menulis di wilayah Cincinnati dan sisi utara Sungai Ohio, Kentucky. Ia belajar menulis kreatif di Hope College dan New York Center for Art & Media Studies (yang kini telah tutup). Ia penulis dan proofreader penuh waktu. Debut novel remajanya, The Love That Split the World, terbit Januari 2016.
Setelah menulis beberapa novel remaja, roman dewasa perdana Henry, Beach Read, terbit tahun 2020. Bukunya pernah tampil di Buzzfeed, Oprah Magazine, Entertainment Weekly, The New York Times, The Skimm, Shondaland, dan lain-lain.
Buku-buku Emily Henry juga tersedia sebagai audiobook dan berikut beberapa rekomendasinya yang bisa didengar di berbagai platform digital. Kebanyakan dinarasikan oleh Julia Whelan.
- People We Meet on Vacation
- Book Lovers
- Beach Read
- A Million Junes
FAQ
- Apa buku roman yang paling banyak dibaca?
- Pride and Prejudice oleh Jane Austen
- The Hating Game oleh Sally Thorne
- I Kissed Shara Wheeler oleh Casey McQuiston
- The Love Hypothesis oleh Ali Hazelwood
- The Proposal oleh Jasmine Guillory
- The Kiss Quotient oleh Helen Hoang
- Outlander oleh Diana Gabaldon
- The Thorn Birds oleh Colleen McCullough
- The Notebook oleh Nicholas Sparks
- The Seven Husbands of Evelyn Hugo oleh Taylor Jenkins Reid
- Apakah mendengarkan audiobook itu curang?Mendengarkan audiobook bisa sama seru dan menariknya dengan membaca buku fisik. Sebagian orang mengira mendengarkan audiobook itu "curang," tapi itu tidak benar. Justru pendengar tak perlu repot menangkap intonasi, sarkasme, atau alat bahasa lain yang menyampaikan makna.
- Apa audiobook paling populer?Audiobook paling populer sepanjang masa menurut Libro.FM adalah "Circe" oleh Madeline Miller. Dinarrate oleh Perdita Weeks dan dijuluki salah satu buku paling dinantikan tahun 2018.
- Apa itu Audible Romance Package?Audible Romance Package adalah cara sempurna menikmati ribuan audiobook, buku laris, dan Audible Originals. Hanya dengan $6,95/bln, Anda bisa mengakses semua konten ini sebagai tambahan di membership Audible Anda.
- Apa novel roman tertua?Judulnya “Pamela, or Virtue Rewarded”. Novel karya Samuel Richardson yang terbit tahun 1740 ini berkisah tentang pelayan cantik berusia 15 tahun, Pamela Andrews, yang digoda oleh tuannya, Tuan B, setelah ibunya wafat.
- Apa keuntungan mendengarkan audiobook dibanding membaca?Mendengarkan narator penuh emosi mengaktifkan pusat emosi di otak dan meningkatkan intensitas serta imajinasi cerita. Ini memberi pemahaman lebih dalam dan kenikmatan lebih dibanding sekadar membaca.
- Apa genre roman paling populer?Subgenre roman paling populer adalah romantic suspense, dan banyak pembaca juga menyukai erotika serta roman sejarah.
- Berapa jumlah audiobook roman yang ada?Pada 2021, hampir 74 ribu judul audiobook diterbitkan di Amerika Serikat, naik dari 71 ribu pada 2020.
- Apa audiobook roman terbaik sepanjang masa?Outlander oleh Diana Gabaldon dipilih sebagai The Best Romance Audiobooks to Fall in Love With oleh banyak komunitas buku.
- Apa manfaat mendengarkan audiobook?Audiobook memiliki banyak manfaat bagi pendengar, seperti:
- Audiobook membangun keterampilan mendengarkan penting pada anak.
- Audiobook membantu mengurangi pikiran negatif.
- Audiobook memberi manfaat yang setara dengan membaca.
- Audiobook membantu mata lebih rileks.
- Audiobook meningkatkan kualitas tidur.
- Audiobook membantu manajemen waktu.
- Audiobook membantu membangun literasi.
- Audiobook membawa Anda ke dunia lain.

