Katakan apa yang saya ketik
Pernah terpikir, “Ada nggak sih aplikasi yang bisa mengucapkan apa yang saya ketik?” Jawabannya: ada.
Mengetik menghabiskan banyak waktu kita, baik di sekolah, kantor, maupun saat santai. Bagi sebagian orang, mengetik memang pekerjaan utama. Mengetik cepat jelas penting. Kalau kamu di posisi ini, pasti tahu betapa melelahkannya mengecek tulisan. Bagaimana kalau bisa dapat umpan balik audio langsung saat mengetik? Dengan alat text to speech (TTS), semua itu bisa dilakukan.
Berikut semua yang perlu kamu tahu tentang aplikasi yang bisa mengucapkan apa yang kamu ketik.
Gunakan text to speech untuk mengucapkan yang kamu ketik
Mendapatkan umpan balik suara atas tulisanmu sebenarnya cukup mudah. Cara ini bisa dipakai saat bikin email, kerja di Google Docs, transkripsi, atau chatting di iPhone.
Cara paling simpel buat dengar apa yang kamu ketik secara real time adalah dengan instal tool text to speech atau ekstensi browser. Ketik atau tempelkan teks yang ingin didengar, lalu perangkatmu akan membacakan tulisan itu sambil kamu bekerja.
Kalau kamu pernah pakai aplikasi TTS, kamu tahu betapa serbagunanya alat ini. Bisa membacakan email, situs, file e-book, PDF, dan banyak lagi. Bahkan bisa diatur supaya terus membacakan tulisanmu saat kamu mengetik, memberi gambaran apakah tulisanmu sudah mengalir dengan enak dibaca.
Perbedaan text to speech vs. speech to text
Kita sedang bahas TTS, tapi perlu juga jelaskan bedanya text to speech dan speech to text karena jenis softwarenya memang berbeda.
Text to speech (TTS) dan speech to text (STT) sama-sama berkaitan dengan suara dan tulisan, tapi fungsinya berkebalikan. TTS mengubah teks tertulis menjadi suara, sehingga kamu bisa mendengarkan konten seperti e-book, artikel, atau instruksi. Sangat bermanfaat untuk tunanetra atau siapa pun yang lebih suka belajar dengan mendengarkan.
Sebaliknya, STT mengubah suara menjadi teks. Teknologi ini dipakai di asisten suara, layanan transkripsi, dan perintah suara. Software speech to text juga sering disebut fitur dikte. Aplikasi perintah suara seperti Siri juga memanfaatkan speech to text untuk mengirim pesan.
TTS memberi pengalaman mendengarkan konten tertulis, sementara STT memudahkan pencatatan dan pengolahan informasi lisan.
Manfaat menggunakan aplikasi text to speech
Mendengarkan apa yang kamu ketik bisa sangat menghemat waktu, tapi masih banyak alasan lain kenapa teknik text to speech ini layak dicoba.
Manfaat untuk pelajar
Aplikasi TTS bukan hanya hemat waktu—ada banyak manfaat di luar kantor, misalnya di kelas. Saat mengerjakan esai atau menulis cerita untuk kelas menulis, kamu tahu pentingnya tulisan yang jelas dengan tata bahasa dan ejaan yang benar.
Dengan TTS berkualitas, kamu bukan hanya melihat alur tulisan, tapi juga mendengar seperti apa jadinya ketika dibacakan. Ini membantu kamu memahami karya sendiri dan membuatmu lebih dekat dengan tujuan setiap kata.
Alat latihan bahasa yang hebat
Masih soal pendidikan, belajar bahasa asing juga sangat terbantu. Banyak dari kita pernah coba belajar online. Baik dengan tutor, guru, maupun belajar mandiri, mendengar umpan balik audio sambil mengetik dalam bahasa asing terasa sangat membantu.
Bahkan, sebagian besar TTS sekarang (terutama yang canggih) sudah mendukung banyak bahasa. Misalnya, Speechify bisa bantu kamu mengetik dalam bahasa Inggris, Portugis, Hindi, Tamil, Bulgaria, Slovakia, Slovenia, dan banyak lainnya.
Tingkatkan produktivitas
Manfaat terbesar dari semua alat dan teknik TTS tentu saja adalah meningkatkan produktivitas. Tidak banyak aplikasi lain yang bisa bantu kamu tetap on track dengan jadwal—terutama kalau kamu kerja di kantor atau lingkungan korporat.
Kamu bisa gunakan aplikasi TTS saat perjalanan ke kantor untuk cek email sebelum duduk di meja, sebagai fitur aksesibilitas di websitemu, dan masih banyak lagi. Banyak klien akan sangat terbantu, khususnya yang kesulitan membaca atau punya hambatan penglihatan, karena mereka butuh umpan balik suara saat mengetik dan membaca.
Suara alami
Kelebihan aplikasi seperti Speechify adalah koleksi suara AI yang terdengar alami. Dengan kemajuan teknologi suara dan alat bantu, kini semua orang bisa menikmati suara yang merdu, otentik, dalam banyak bahasa—bukan lagi suara robot seperti dulu.
Suara otentik membuat klien tahu kamu serius, dan memudahkan kelas bahasa jadi makin efektif. Tinggal cari materi bacaan, lalu biarkan aplikasi TTS membacakannya untukmu. Beberapa aplikasi bahkan mendukung bahasa populer (Italia, Prancis) maupun bahasa yang lebih jarang (Kroasia, Marathi, Ukraina, Katalan, Rumania, Finlandia, Latvia, dll).
Tata bahasa dan ejaan
Detail kecil sangat penting saat menulis. Tanda koma, baris baru, paragraf, kolom, tanda tanya, dan semua tanda baca lain sering bikin pusing. Untungnya, aplikasi TTS bisa ikut membacakannya, atau justru akan terdengar janggal kalau kamu lupa menuliskannya. Ini menghemat waktu karena kamu tidak perlu terlalu lama mengoreksi tulisan setelah selesai.
Gunakan Speechify untuk mengetik & dengar apa mau kamu ucapkan
Speechify—sudah beberapa kali disebut, tapi perlu dijelaskan sedikit lebih dalam sebelum kita simpulkan. Apa itu dan bagaimana bisa bantu kalau kamu ingin mendengarkan hasil ketikan?
Speechify adalah aplikasi TTS dan ekstensi browser Chrome yang sangat serbaguna. Cocok sebagai alat dubbing, asisten membaca, pembuat audiobook, dan segala kebutuhan text to speech yang kamu perlukan.
Speechify punya beragam fitur untuk kebutuhan belajar dan bisnis. Bisa digunakan di Windows, Android, iOS, dan mendukung puluhan bahasa. Speechify menjadi pelopor solusi software say-what-I-type.
Yang membedakan Speechify dari aplikasi lama: bisa dikustomisasi dan menawarkan suara AI berkualitas (termasuk suara selebritas). Gunakan Speechify untuk ucapan alami sesuai keinginanmu. Ubah pengaturan, lalu dengar kata-katamu dengan kecepatan, aksen, dan intonasi favoritmu.
Mulai gratis dengan Speechify hari ini, atau coba versi premium jika ingin fitur TTS yang lebih lengkap.
Coba Speechify Text to Speech
Biaya: Gratis coba
Speechify Text to Speech adalah alat revolusioner yang mengubah cara orang mengakses konten berbasis teks. Dengan teknologi canggih, Speechify mengubah teks menjadi suara realistis, sangat bermanfaat bagi yang punya kesulitan membaca, tunanetra, maupun siapa pun yang lebih suka belajar dengan mendengar. Fitur adaptifnya memungkinkan integrasi di berbagai perangkat dan platform, sehingga nyaman didengar di mana saja.
5 Fitur Utama Speechify TTS:
Suara Berkualitas Tinggi: Speechify punya beragam suara alami dalam berbagai bahasa. Pengalaman mendengarkan terasa natural, mudah dipahami, dan menyenangkan.
Integrasi Mudah: Speechify bisa digunakan di berbagai platform & perangkat, termasuk browser, ponsel, dan lainnya. Artinya, pengguna bisa mengubah situs web, email, PDF, dan banyak sumber lain jadi suara dengan mudah.
Kontrol Kecepatan: Pengguna bisa mengatur kecepatan pemutaran sesuai keinginan—bisa dengar cepat atau pelan sesuai kebutuhan.
Dengarkan Offline: Speechify memungkinkan teks yang sudah diubah didengarkan secara offline, jadi tetap bisa diakses walau tanpa internet.
Sorot Teks: Saat membacakan teks, Speechify akan menyorot bagian yang sedang diucapkan sehingga pengguna bisa mengikuti secara visual. Input visual dan audio bersamaan ini sangat membantu pemahaman.
Teknologi Text to Speech (TTS) mengubah teks yang kamu ketik jadi suara, dan tersedia di banyak platform seperti iOS maupun dokumen digital.
Untuk mengaktifkan pengetikan suara, buka pengaturan perangkat, pilih menu aksesibilitas, lalu aktifkan voice typing, yang tersedia di iOS dan banyak platform lain.
Teknologi ini disebut Speech to Text (STT), yang mengubah ucapan menjadi teks tertulis.
Ya, ada banyak aplikasi di iOS dan platform lain yang bisa mengucapkan apa yang kamu ketik, menggunakan teknologi TTS agar lebih praktis.

