1. Beranda
  2. Belajar
  3. Apa itu Model Tali Scarborough untuk belajar?
Dipublikasikan pada Belajar

Apa itu Model Tali Scarborough untuk belajar?

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Kemampuan kita untuk mendekode dan membaca kata tertulis saja tidak cukup untuk dianggap melek huruf. Untuk menjadi pembaca terampil, seseorang harus tahu kata-kata, dan yang lebih penting lagi—maknanya. Untuk mencapainya, seseorang harus memadukan kosakata, struktur bahasa, dan penalaran verbal. Model Scarborough Rope, salah satu strategi pengajaran paling populer menurut para pendidik untuk membangun pembaca andal, membuat hal ini menjadi mungkin. Jadi, mari kita kenali idenya dalam beberapa paragraf berikut.

Memahami model tali Scarborough oleh Hollis Scarborough untuk membaca & pemahaman bahasa

Sejak tali baca Dr. Hollis Scarborough dipublikasikan di Handbook of Early Literacy Research oleh Guilford Press, semakin banyak anak yang mengembangkan kemampuan membaca dengan lebih mudah. Selain itu, model ini menjadi standar bukan hanya karena membantu pembelajar muda. Model ini juga sangat membantu guru dan pendidik.

Intinya, Scarborough Rope terdiri dari dua bagian; bagian bawah yaitu pengenalan kata, dan bagian atas yaitu pemahaman bahasa. Kedua bagian ini terdiri dari beberapa subbagian lain yang saling terkait untuk membentuk pembaca yang terampil. Jika ada yang diabaikan, semuanya bisa runtuh.

Mengapa Scarborough’s Reading Rope itu penting

Untuk memahami mengapa program baca Scarborough penting, kita perlu membahas sains membaca. Fokus utamanya adalah pemahaman bahasa, instruksi fonik, fonem, kesadaran fonemik, teknik mengajar membaca, dan kemampuan pengenalan kata lainnya.

Tujuan utama dari sains membaca adalah memberi kita gambaran bagaimana manusia mengembangkan dan menggunakan keterampilan membaca dan menulis. Bidang ini juga berfokus pada disabilitas seperti disleksia dan kesulitan mendekode lainnya.

Model Membaca Scarborough adalah program untuk membantu anak dengan kesulitan membaca dan merupakan metode yang efektif untuk mengatasinya. Mulai dari memberikan instruksi membaca hingga meningkatkan kefasihan, program ini sangat membantu pembelajar bahasa Inggris muda.

Dua bagian utama membaca terampil pada Scarborough's Rope

Seperti disebutkan tadi, program Scarborough terdiri dari dua bagian utama. Pertama, kita bahas pemahaman bahasa. Bagian ini punya lima aspek penting untuk perkembangan keterampilan bahasa yang baik sejak dini. Setelah itu, kita fokus ke pengenalan kata. Yuk, kita lihat satu per satu!

Pemahaman bahasa

Pengetahuan latar belakang adalah bagian pertama dari pemahaman bahasa, yang menganjurkan agar pendidik menggunakan membaca sebagai salah satu komponen dalam pelajaran yang lebih besar, apa pun materinya. Dengan begitu, anak akan memiliki pemahaman mendalam sekaligus meningkatkan literasi.

Selanjutnya, kosakata. Anak dengan kosakata luas bisa membaca lebih banyak buku dan menikmatinya. Semakin baik kemampuan membaca, makin besar peluang untuk kembali mengambil buku. Sebaliknya, akan terasa berat bila harus terus-terusan berhenti mencari arti kata lalu melanjutkan membaca.

Bagian ketiga adalah struktur bahasa; menekankan urutan kata (sintaksis) dan makna (semantik). Dalam bahasa Inggris, urutan kata dan maknanya bisa mengubah arti kalimat. Karena itu, anak perlu mempelajarinya sejak dini agar bisa memahami dan menggunakannya dengan baik.

Berikutnya penalaran verbal. Ini mengajarkan bahwa kata bisa digunakan secara literal maupun kiasan, lewat metafora, analogi, idiom, dan sebagainya. Sebagian besar ini berkembang seiring bertambahnya usia anak, tetapi pembelajaran di sekolah tetap memegang peran penting.

Terakhir, pengetahuan literasi. Bagian ini tentang memperkenalkan anak pada berbagai genre dan gaya sastra. Kurikulum idealnya memuat semuanya, mulai dari fiksi sampai puisi. Semua ini dapat meningkatkan literasi sekaligus memberi pengalaman membaca yang menyenangkan.

Pengenalan kata

Bagian pengenalan kata terdiri atas tiga subbagian. Pertama adalah kesadaran fonologis, yaitu pemahaman bahwa kata dibentuk dari bunyi-bunyi yang berbeda. Contoh terbaiknya saat anak belajar berbicara sebelum membaca. Mereka mengenali bunyi lalu menyusunnya menjadi kata.

Dekoding adalah bagian kedua. Bagian ini membahas huruf mati, gabungan huruf, dan fonik. Anak yang pandai mendekode bisa membunyikan setiap kata, meski belum tahu artinya di halaman.

Ketiga, sight words. Karena sering digunakan, lebih mudah mengajarkan anak untuk langsung mengenali kata. Itu inti dari sight recognition. Strategi ini kini digunakan di hampir semua kelas awal SD dan menjadi metode yang populer.

Metode lain agar guru bisa mengajar membaca

Meski terlihat sederhana, ada metode lain yang juga efektif untuk mengajarkan membaca. Ada yang tradisional, ada yang lebih modern, semuanya punya kelebihan masing-masing.

Audiobook

Audiobook adalah cara yang bagus untuk membantu anak mulai suka membaca dan belajar sejak dini. Dengan mendengarkan teks sambil mengikuti buku fisik, anak lebih cepat memahami proses membaca. Proses ini juga menyenangkan sehingga anak tetap bersemangat belajar.

Gunakan teknologi bantu untuk membantu anak dengan gangguan belajar meningkatkan pengenalan kata

Opsi lain, gunakan teknologi pendukung seperti aplikasi text-to-speech. Misalnya, Speechify—aplikasi TTS nomor satu di dunia—bisa membacakan teks apa pun untuk siswa dengan suara yang alami, sehingga mereka belajar pengucapan dan intonasi yang benar. Ini juga membantu pemahaman membaca dan perkembangan profesional mereka.

Pena membaca

Sama seperti dua metode sebelumnya, pena membaca juga dapat meningkatkan kemampuan membaca anak sejak dini. Ini adalah alat pemindai yang digerakkan di atas teks, dan alat ini akan membacakan isi halaman. Walau belum seefektif program Scarborough dalam mengajarkan semantik dan fonik, alat ini diakui oleh International Dyslexia Association layaknya aplikasi TTS.

FAQ

Bagaimana hubungan Simple View of Reading dan Scarborough's Rope?

Sama seperti Simple View of Reading, Scarborough Rope menekankan pentingnya pemahaman bahasa dan pengenalan kata agar seseorang benar-benar melek huruf dan lancar berbahasa.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.