Teknik mendengarkan cepat
Mendengarkan cepat adalah metode mendengarkan konten lebih cepat untuk mengurangi waktu yang diperlukan dalam menyerap informasi. Skill ini bermanfaat untuk siapa saja yang harus banyak membaca atau mendengarkan, tapi kekurangan waktu. Contohnya termasuk pelajar, profesional, penggemar audiobook, dan pendengar setia podcast.
Anda mungkin sudah familiar dengan skill membaca cepat, yaitu melatih otak untuk membaca lebih cepat. Membaca cepat punya metode khusus yang perlu dilatih agar efektif. Mendengarkan cepat membawa ide ini ke era modern dan lebih mudah diterapkan. Seseorang dapat meningkatkan kecepatan mendengarkan secara bertahap hingga mencapai target. Artikel ini membahas manfaat, tips, teknik, dan sumber untuk speed listening.
Apa itu speed listening
Dengan teknologi, kini kita bisa menghemat waktu dengan meningkatkan kecepatan mendengarkan. Mendengarkan cepat adalah alat yang sejalan dengan cara otak kita memproses informasi. Otak manusia mampu memproses kata yang diucapkan lebih cepat dari penuturnya. Banyak aplikasi kini bisa mempercepat audio, sehingga speed listening menjadi cara populer untuk mengonsumsi informasi.
Bagaimana cara kerjanya
Dalam percakapan santai, orang cenderung bicara lebih cepat dibanding saat memberi kuliah atau membacakan buku. Otak sebenarnya bisa menyerap informasi lebih cepat dari percakapan santai, hanya saja butuh pembiasaan. Kabar baiknya, latihan yang dibutuhkan tidak banyak. Seperti belajar hal baru apa pun, otak mampu menyesuaikan lewat repetisi.
Podfasters jadi tren terbaru
Podcast populer sejak 2004 dan makin digemari. Anda bisa menemukan podcast untuk hampir semua minat dan streaming langsung dari smartphone atau perangkat lain. Aplikasi populer yang sering dipakai meliputi Google Podcasts, Apple Podcasts, Podbean, dan Spotify.
Penggemar podcast sering membentuk komunitas karena minat yang sama. Di komunitas ini, kemampuan menikmati lebih banyak episode dalam waktu singkat menyebar cepat dan memunculkan tren yang dinamakan Podfasters.
Sebagian berpendapat tren ini muncul dari kebutuhan masyarakat akan segala hal yang serba instan. Bisa juga karena jadwal makin padat sehingga waktu untuk hiburan makin terbatas. Apa pun alasannya, tren ini sangat digemari para pendengar podcast.
Seberapa cepat manusia bisa mendengarkan & memahami
Otak manusia bisa mendengarkan dan memahami sekitar 210 kata per menit—dua kali lebih cepat dari kecepatan berbicara. 210 kata per menit atau 2.0x dianggap ideal bagi yang sudah terbiasa, karena tetap bisa memahami dan mengingat informasi. Kecepatan bisa ditingkatkan lagi, tetapi risikonya pemahaman atau ingatan berkurang. Dengan latihan, kecepatan bisa dinaikkan, tetapi perlu terus memantau seberapa efektif pemahaman informasi Anda. Mendengarkan cepat baru bermanfaat jika informasi tetap terserap dengan baik.
Kelebihan dan Kekurangan speed listening
Seperti teknik apa pun, speed listening juga punya sisi positif dan negatif. Mendengarkan cepat membantu belajar lebih efisien, meningkatkan skill mendengarkan, dan bikin Anda bisa menyelesaikan lebih banyak hal. Namun, ada risiko, misalnya jadi kurang sabar di aspek belajar lain.
Belajar lebih cepat dengan speed listening
Sekolah bisa jadi pengalaman yang berat. Siswa berusaha membaca semua tugasnya dan merasa kewalahan. Dengan speed listening, siswa bisa menyerap informasi penting tanpa ketinggalan. Kini, banyak buku pelajaran tersedia dalam bentuk audiobook, yang bisa ditemukan di aplikasi e-book populer Audible dari Amazon. Ada juga aplikasi seperti Speechify yang dapat membacakan halaman buku dari foto. Dengan pilihan ini, siswa dapat menikmati aspek visual buku sekaligus mendengarkan isinya. Buku pun mudah diakses dan tidak perlu membeli dua kali. Aplikasi membaca sangat membantu untuk belajar, apalagi karena bisa membaca dengan berbagai kecepatan sesuai kebutuhan.
Rasa pencapaian
Kadang info yang didengar cepat diperlukan untuk sekolah atau kerja, kadang untuk hiburan, keingintahuan, atau pengembangan diri. Ada kepuasan tersendiri saat menyelesaikan buku, belajar hal baru, atau mencoret daftar tugas. Itu semua bisa terbantu dengan speed listening. Jika ada buku favorit yang dulu terasa terlalu tebal untuk dituntaskan, sekarang tak lagi jadi masalah berkat teknik ini.
Risiko speed listening
Berlatih mendengarkan cepat bisa terasa berat di awal. Pastikan sering beristirahat. Sesekali turunkan kecepatan mendengarkan, terutama sebelum naik ke level berikutnya. Jika merasa stres, kurangi kecepatan atau berhenti sebentar. Kelelahan mental dan burn out itu nyata. Makin banyak energi otak yang dipakai, makin penting juga waktu istirahat.
Yang berlatih membaca cepat juga perlu sadar apakah teknik ini cocok dilakukan sambil mengerjakan hal lain, misalnya saat perjalanan. Jika perhatian terpecah, hasilnya bisa jauh dari optimal.
Multitasking bisa membuat pendengar tidak fokus dan melewatkan info penting. Tujuan mendengarkan cepat adalah menghemat waktu, tetapi kalau sering harus mengulang bagian tertentu, waktu yang dihemat justru terbuang.
Risiko lain: setelah sering mendengarkan cepat, audio dengan kecepatan normal bisa terasa sangat lambat………
Maksimalkan produktivitas bisa bikin tak sabar di aspek lain.
Saat otak terbiasa mendengar dengan kecepatan tinggi, kita bisa merasa segalanya berjalan lambat. Fitur pengatur kecepatan kini ada di banyak platform. Video YouTube bisa dipercepat, acara TV juga bisa ditonton lebih cepat. Indra kita terbiasa dengan stimulus baru dan otak jadi ingin asupan lebih banyak dan lebih cepat. Lama-lama ini tidak sehat bagi kebanyakan orang. Jadi, tetap ingat pentingnya menjaga keseimbangan.
Teknik speed listening dengan Speechify
Salah satu aplikasi paling praktis untuk melatih speed listening adalah Speechify. Speechify memudahkan Anda mengubah teks jadi suara. Banyak aplikasi populer bisa terhubung ke Speechify. Teks bisa dimasukkan dengan copy-paste ke aplikasi atau dengan memfoto halaman buku. Speechify bisa membacakan pesan atau e-mail juga. Ada banyak pilihan kecepatan serta fitur Automatic Speed Ramping untuk mempercepat audio secara bertahap.
Berikut langkah-langkah latihan mendengarkan lebih cepat dengan menaikkan kecepatan audio secara bertahap. Di awal, pemahaman Anda mungkin menurun, tetapi cobalah rileks dan bersabar. Lama-lama Anda akan terbiasa dan semuanya terasa lebih mudah.
Langkah 1: Putar rekaman dalam kecepatan normal
Langkah 2: Naikkan kecepatan menjadi 1.25x
Langkah 3: Naikkan ke 1.5x
Langkah 4: Setelah terbiasa di 1.5x, lanjut ke 1.75x
Langkah 5: Terus naikkan kecepatan sampai tidak sanggup lagi.
Perlu diingat, selama proses ini, kadang baik untuk menurunkan kecepatan sebelum meningkatkan ke level berikutnya. Coba naikkan kecepatan, lalu turunkan dan rasakan kecepatan sebelumnya terasa lebih nyaman. Bila sudah siap, naikkan lagi. Ketika sudah di kecepatan target, coba dengarkan sesuatu yang sedikit lebih cepat dari target. Saat kembali ke target, kecepatan itu akan terasa jauh lebih mudah. Lama-lama, kecepatan ini jadi sangat nyaman, dan kecepatan awal terasa sangat lambat.
Speed listening adalah alat yang luar biasa
Speed listening sangat populer karena memang berguna untuk menuntut ilmu dan meraih tujuan secara efisien. Meski penting menjaga keseimbangan penggunaannya, proses melatih otak ini memberi Anda kontrol kapan dan bagaimana informasi diproses, membuka peluang baru untuk sukses dan kepuasan diri.

