1. Beranda
  2. TTS
  3. Pembaca cerita
Dipublikasikan pada TTS

Pembaca cerita

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Pembaca Cerita

Sebagian besar orang tua paham pentingnya membacakan buku cerita pada balita untuk memperluas wawasan mereka. Seiring anak bertambah besar, orang tua bisa mengenalkan buku cerita pendek dengan fitur baca nyaring agar mereka bisa berlatih membaca sambil mengikuti bacaan. Inilah sebabnya, buku Story Reader populer di kalangan pembaca muda, karena membawa mereka masuk ke dunia fiksi bersama karakter favorit. Bahkan, ada banyak judul favorit versi Goodreads dan Amazon di platform ini.

Pada artikel ini, kita akan membahas Story Reader dan Pi Kids, layanan serupa untuk pembaca muda. Kami juga mengenalkan Speechify, aplikasi teks ke suara (TTS) yang membantu anak mendengarkan cerita favorit mereka.

Tanpa berlama-lama, mari kita mulai.

Apa itu Story Reader?

Tidak pernah terlalu dini mengenalkan anak pada membaca, dan Story Reader membuat aktivitas ini makin menyenangkan. Paket buku anak ini hadir bersama konsol. Orang tua cukup memasukkan cartridge ke buku, sambungkan buku cerita ke konsol, dan lihat sendiri bagaimana anak jatuh cinta pada kegiatan membaca.

Konsol kemudian mengeluarkan suara. Sambil narator membacakan cerita, anak membalik halaman dan mengikuti alur. Story Reader juga menghadirkan musik dan efek suara untuk pengalaman yang lebih seru. Jadi, cerita ini lebih dari sekadar audiobook—lebih tepat disebut buku suara, karena ada efek suara yang membantu anak lebih fokus pada cerita dan menambah keterampilan membaca mereka.

Buku anak apa saja yang tersedia? Story Reader punya banyak judul yang sesuai dengan minat berbeda-beda. Paket paling populer adalah Disney Library berisi tiga buku: cerita adaptasi "Toy Story 2," "Pinokio," dan "The Jungle Book."

Setiap buku dijilid spiral sehingga anak-anak mudah membalik halaman untuk lanjut membaca. Anak kecil yang kesulitan memegang buku hardcover besar jadi terbantu dengan Story Reader.

Story Reader tak sekadar mengajak anak membaca, tapi juga memberi pelajaran hidup agar anak tumbuh dewasa dengan bijak. Dari cerita Pinokio dan Geppetto, anak belajar pentingnya kejujuran. Orang tua juga bisa mengajak anak mengenal dunia alam lewat petualangan Mogwai dan teman-teman hewan setianya di hutan.

Buku terakhir, “Toy Story 2”, mengisahkan mainan yang saling membantu dan persahabatan yang menyelamatkan mereka dari bahaya.

Setelah menyelesaikan set ini, pembaca muda bisa lanjut ke judul Story Reader lainnya. Paket 3-Buku Sesame Street Library berisi kisah seru bersama Cookie Monster, Elmo, dan Grover.

Untuk anak yang suka Disney klasik atau best-seller New York Times, tersedia set lain berisi cerita Bambi, Peter Pan, dan Lady and the Tramp. Ilustrasinya menampilkan gaya seni klasik Disney sehingga tokoh-tokohnya tampak hidup.

Pi Kids - Alternatif Story Reader

Jika anak Anda sudah membaca semua buku Story Reader, mereka mungkin ingin mencari judul lain. Pi Kids dari Phoenix Publications International adalah alternatif dengan pilihan produk lebih banyak daripada Story Reader. Pi Kids menghadirkan buku edukatif, seru, dan menarik yang menumbuhkan kecintaan baca seumur hidup pada anak.

Buku Pi Kids juga punya lisensi resmi dari perusahaan seperti Walt Disney, sehingga anak bisa membaca kisah tokoh favorit. Misalnya, pada "Disney Princess: First Words", anak bisa berinteraksi dengan Jasmine, Merida, Belle, dan Cinderella. Ada 30 tombol untuk latihan menunjuk, mencocokkan, dan mendengarkan. Selain membaca dan pelafalan, pemahaman dan daya ingat anak ikut meningkat.

"Disney Frozen: Let it Go" juga termasuk judul Pi Kids yang populer. Buku suara ini tak hanya mengasah literasi, tapi juga ekspresi diri. Anak belajar lirik "Let it Go", lalu mencoba tombol interaktif untuk melatih ingatan. Ketika ditekan, tiap tombol memainkan bagian berbeda dari lagu—anak dapat bernyanyi mengikuti irama yang menginspirasi.

Jika lupa lirik, anak bisa melihat halaman untuk mengingat kembali. Buku ini tersedia dalam bentuk hardcover dan ilustrasinya memanjakan mata.

Pi Kids juga merilis banyak cerita dalam Electronic Me Reader 8-Book series. Paket ini menyediakan semua yang dibutuhkan anak untuk pengalaman membaca yang menyenangkan. Pada set Disney Junior, anak bisa bertualang bersama Minnie, Mickie, Fancy Nancy, dan karakter Disney lainnya.

Anak yang suka cerita petualangan bisa mengikuti Spider-Man dalam aksinya. Setiap Electronic Me Reader 8-Book Library mencakup alat elektronik yang membacakan teks secara langsung. Cocok untuk pemula, narasi yang jelas membantu memperkuat pemahaman membaca.

Selain buku suara, Pi Kids menyediakan board book untuk anak di bawah tiga tahun, yang mengenalkan huruf, bentuk, warna, dan angka.

Mau membaca tentang Paw Patrol, Trolls warna-warni, atau "Dunia Eric Carle," semuanya tersedia di Pi Kids.

Speechify

Teks ke suara (TTS) seperti Speechify adalah cara lain bagi anak untuk mengeksplorasi dunia membaca. 

Speechify mudah digunakan dan memakai algoritma AI serta pembelajaran mesin untuk membuat versi audio dari teks cetak/digital. Cocok untuk belajar, kerja, meningkatkan produktivitas, dan mengasah keterampilan membaca. 

Aplikasi ini menggunakan teknologi OCR (Optical Character Recognition) untuk memproses gambar, mendeteksi teks, dan membuat audio untuk dokumen fisik.

Speechify mendukung lebih dari 20 bahasa, termasuk Inggris, Prancis, dan Spanyol, dan menyediakan pilihan suara alamiCoba gratis dan lihat bagaimana anak bisa jadi pembaca aktif. Anda dapat upgrade ke langganan Premium kapan saja. 

FAQ

Apa manfaat membaca bersama cerita?

Membaca cerita bersama membantu literasi, membangkitkan rasa ingin tahu, dan menstimulasi imajinasi. 

Bagaimana cara membantu anak mengembangkan kemampuan membaca?

Buat rutinitas membaca dan temukan topik favorit anak. Ingat, setiap anak unik dan butuh waktu berbeda untuk mahir membaca. 

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.