Jika membuat daftar browser web paling populer di desktop, laptop, dan perangkat mobile, Chrome dari Google dan Safari dari Apple pasti ada di puncak. Namun, ada jurang besar antara posisi "Nomor 1" dan "Nomor 2" itu.
Hal ini terutama berlaku untuk fitur yang bisa disesuaikan seperti text to speech—teknologi yang mengubah konten teks menjadi suara berkualitas. Meski keduanya punya opsi, Chrome jauh lebih fleksibel. Ada banyak alasannya, dan semuanya layak dikulik.
Text to Speech: Mengupas Chrome vs. Safari
Dalam hal pilihan text to speech di Chrome dan Safari, ada beberapa hal yang membedakan masing-masing browser.
Salah satunya adalah ekosistem "tertutup" Apple dibandingkan Chrome Web Store Google yang jauh lebih terbuka. Chrome memudahkan pengembang pihak ketiga membuat dan mendistribusikan ekstensi. Apple punya proses persetujuan ketat, sehingga pilihan ekstensi jadi jauh lebih sedikit.
Market Share Chrome vs Safari
Hal ini juga dipengaruhi pangsa pasar browser itu sendiri. Meskipun Safari terbukti sebagai browser stabil dan berkualitas, biasanya hanya dipakai pengguna komputer Apple. Basis pengguna Safari jauh lebih kecil dibanding pengguna perangkat Windows.
Chrome juga tersedia di komputer Apple dan sebagian pengguna tetap memilihnya. Jadi kalau pengembang harus memilih, mereka cenderung memilih platform yang lebih universal seperti Chrome.
Google Chrome menguasai sebagian besar pasar browser, yakni 64% di semua perangkat, sedangkan Safari hanya 19% secara global.
Kustomisasi Browser
Karena Google Chrome sangat mudah dikustomisasi, penggunanya cenderung memakai lebih banyak ekstensi. Apple memang rutin menambah fitur di Safari, tapi selalu lewat update resmi. Jadi kalau Anda menunggu fitur baru, Anda harus sabar sampai Apple merilisnya. Tidak demikian dengan Chrome; ekstensi jenis ini bisa langsung ditambahkan dalam hitungan menit.
Lintas Perangkat, OS, & Ekosistem
Pada perangkat mobile, baik aplikasi iOS maupun Safari, serta Chrome mobile punya banyak ekstensi text to speech. Jika beli aplikasi Android, biasanya langganan bisa dipakai juga di browser lain. Hal serupa berlaku untuk langganan di perangkat Apple, hanya saja fiturnya lebih terbatas.
Perihal perkembangan kedua browser, perbandingannya jelas. Safari memang populer, namun pemakaiannya terbatas pada pengguna perangkat Apple. Meski Apple sukses, jumlahnya hanya sedikit dibanding perangkat lain di "dunia nyata." Karena Chrome kompatibel dengan hampir semua perangkat termasuk iPhone dan iPad, jangkauan pemakaiannya jauh lebih luas.
Ekstensi Text-to-Speech untuk Google Chrome
Secara umum Chrome punya lebih banyak ekstensi berkat sistemnya yang terbuka. Untuk text to speech di Google Chrome, tersedia lebih dari 50 opsi. Fitur & harga bervariasi. Namun, pilihan TTS terbaik untuk Chrome adalah Speechify. Aplikasi ini menawarkan pengalaman terbaik, suara premium & natural, kecepatan baca sampai 5x dan banyak fitur lain. Coba gratis dan rasakan sendiri.
Memasang ekstensi Chrome lebih simpel, tidak perlu buka aplikasi lain. Cari dan pasang ekstensi langsung di browser yang sedang dipakai.
Opsi Text-to-Speech untuk Apple Safari
Untuk Text-to-Speech, Safari juga punya cukup banyak pilihan. Ada yang khusus Safari, ada juga aplikasi umum yang bisa ditemukan di Chrome Web Store. Menginstal ekstensi Safari harus lewat aplikasi App Store.
Speechify dinilai sebagai App #1 di App Store dan juga tersedia untuk Safari serta bisa diinstal di sini - coba gratis!
Tentang Speechify
Speechify adalah aplikasi yang mengubah konten berbasis teks apa pun menjadi audio di semua perangkat. Kompatibel di berbagai browser dan sistem. Peringkatnya tinggi di berbagai kategori, termasuk Apple iOS, Android, dan lainnya.
Aplikasi ini bahkan kompatibel dengan Chrome dan Safari, jadi ideal untuk pengguna multi-perangkat di rumah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Safari punya text to speech?
Tersedia banyak pilihan text to speech di browser Safari milik Apple dan cara pakainya pun mudah. VoiceOver, misalnya, adalah pembaca layar bawaan setiap komputer MacOS. Akses lewat klik tombol "Apple" di pojok kiri atas, buka "System Preferences" lalu "Accessibility." Bisa juga dengan shortcut keyboard: tekan "Command" + "F5" bersamaan.
Browser Safari juga punya fungsi text to speech bawaan, bisa diakses lewat menu "Services." Pilih "Start Speaking" untuk mendengar isi halaman yang sedang dibuka.
Apakah Speechify bisa digunakan di Safari?
Tentu saja. Speechify adalah alat text to speech untuk browser web, artikel, email, dokumen atau PDF dan lain-lain. Speechify memungkinkan pengguna mendengar teks dari mana saja, baik digital maupun fisik, termasuk artikel atau blog di Safari.
Apakah ada versi gratis Speechify?
Saat mengunduh aplikasi Speechify di perangkat mobile, Anda bisa menikmati gratis. Akses membaca tanpa batas dengan kontrol pemutaran hanya dalam hitungan detik. Jika ingin mengakses suara premium yang bisa diatur aksen dan bahasanya, atau menangkap teks dari foto serta mengirim ucapan ter-sinkron, Anda perlu berlangganan versi "Premium."

