Mengetik lama adalah aktivitas membosankan dan memakan waktu yang sering harus kita lakukan setiap hari. Terutama bagi yang belum lancar mengetik atau punya disleksia. Untungnya, sekarang ada cara lain berkat kemajuan teknologi. Kali ini, kita bahas software pengenalan suara dan alat speech to text (STT).
Apa itu speech to text?
Apa sih arti STT dan pengenalan suara? Singkatnya, STT adalah proses mengubah ucapan atau file audio jadi teks. Kelihatannya sederhana, tapi teknologi ini butuh banyak kemajuan AI dan machine learning sampai akhirnya bisa menyalin ucapan secara real-time dalam berbagai bahasa.
Pentingnya speech to text
Teknologi speech-to-text sekarang sangat krusial. Misalnya, dengan sistem pengenalan suara, orang bisa lebih produktif tanpa harus pegal mengetik terus, cukup ngomong saja. Ini juga sangat membantu yang kesulitan mengetik atau punya keterbatasan dalam berkomunikasi lewat teks.
Aplikasi speech to text
STT punya banyak sekali kegunaan di berbagai bidang dan industri.
- Terapi bicara: aplikasi voice-to-text membantu tenaga medis memastikan pasien tetap bisa menikmati manfaat membaca dan menulis meski ada disabilitas.
- Pemasaran dan analisis panggilan: Banyak panggilan perlu direkam untuk pemasaran/statistik. Dengan STT dan pengenalan suara otomatis, Anda bisa menyalin isi panggilan secara langsung tanpa cara manual.
- Pembuatan konten: Kalau bikin konten bahasa asing, Anda mungkin butuh subtitle. Layanan transkripsi dan perintah suara bisa meringankan pekerjaan itu supaya makin efisien.
- Terjemahan suara: Pernah pusing saat menerjemahkan? Dengan program STT, Anda bisa mengubah suara ke teks lalu langsung diterjemahkan ke bahasa lawan bicara.
- Perintah suara: Dengan STT, Anda bisa mengontrol perangkat tanpa menyentuh apa pun. Cukup beri perintah lewat suara, software langsung bekerja. Cocok saat butuh multitasking atau mengikuti tutorial.
Di mana saya bisa pakai speech to text?
Algoritma STT dan software pengenalan suara sekarang sudah sangat canggih. Anda bisa pakai STT di hampir semua perangkat: Windows, Mac, Android, iPhone, iOS Apple, Linux, dsb. Ada juga yang berupa ekstensi browser, jadi cukup punya internet dan browser populer seperti Chrome. Banyak juga layanan STT berbasis web, jadi tidak perlu instal apa pun untuk mengakses dari website penyedia.
Apakah pengenalan suara mahal?
Soal biaya, ada aplikasi STT yang benar-benar gratis. Kalau butuh fitur premium, umumnya harus langganan bulanan atau beli aplikasi sekali bayar di toko aplikasi. Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan Anda. Bila hanya perlu STT untuk email singkat, tak perlu bayar solusi korporat besar seperti milik IBM.
Software speech to text terbaik
Ada banyak sekali solusi STT untuk ponsel, komputer, dan tablet, jadi menentukan yang terbaik bisa membingungkan. Pilihan Anda tergantung kebutuhan. Misalnya, mengedit file Google DOC cukup pakai STT web sederhana; menyalin podcast penuh mungkin butuh yang lebih canggih. Berikut beberapa solusi terbaik yang layak dicoba.
Apple Dictation
Aplikasi eksklusif iOS ini wajib dimiliki di iPhone. Bisa terintegrasi dengan hampir semua aplikasi lain, jadi bisa dipakai untuk pesan teks, postingan Twitter/Instagram, bahkan navigasi perangkat. Jika pernah pakai Siri atau Alexa, pasti sudah familiar dengan otomatisasi suara seperti di Apple Dictation.
Dragon Anywhere
Selanjutnya ada Dragon Anywhere. Tersedia di iOS dan Android, aplikasi ini sangat andal. Tanpa batas kata, akurat berkat deep learning, dan bisa sinkron ke banyak perangkat agar akses dan produktivitas makin mudah.
Speechify
Terakhir ada Speechify, favorit kami. App ini lengkap: dari text to speech, speech to text, voice cloning hingga voice-over, nyaris tanpa saingan. Bedanya dari yang lain: dukungan bahasa super banyak, AI voice yang natural, fitur kustomisasi rekaman audio, dan fleksibel. Mau coba Speechify? Langsung ke https://onboarding.speechify.com/.

